Tampilkan postingan dengan label Hobby. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hobby. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juni 2009

Ginerva Molly Weasley


Ginerva Molly Weasley atau Ginny Weasley (lahir pada tanggal 11 Agustus 1981) adalah seorang tokoh fiksi di buku cerita berseri Harry Potter. Dia adalah anak paling bungsu dari tujuh bersaudara di keluarga Arthur Weasley dan Molly Weasley, dan juga satu-satunya anak perempuan mereka. Perawakannya kecil, dengan rambut merah menyala (turun-temurun dalam keluarga Weasley) dan juga berbola mata kecokelatan. Dia juga dikategorikan sebagai penyihir yang berbakat pada usianya, terutama dalam keahlian khususnya yaitu 'Bat-Bogey Hex'. Di akhir cerita Harry Potter yang terakhir Ginny menikah dengan Harry Potter dan memiliki tiga anak bernama James, Albus Severus, dan Lily.

Sumber : wikipedia

Joanne Kathleen Rowling


Joanne Kathleen Rowling atau lebih dikenal sebagai J.K. Rowling dilahirkan pada 31 Juli 1965 di Chipping Sodbury, dekat Bristol, Inggris. Sebagai seorang ibu tunggal yang tinggal di Edinburgh, Skotlandia, Rowling menjadi sorotan kesusasteraan internasional pada tahun 1999 saat tiga seri pertama novel remaja Harry Potter mengambil alih tiga tempat teratas dalam daftar New York Times best-seller setelah memperoleh kemenangan yang sama di Britania Raya. Kekayaan Rowling semakin bertambah saat seri ke-4, Harry Potter dan Piala Api diterbitkan pada bulan Juli tahun 2000. Seri ini menjadi buku paling laris penjualannya dalam sejarah.

Sebagai seorang lulusan Universitas Exeter, Rowling berpindah ke Portugal pada tahun 1990 untuk mengajar Bahasa Inggris. Di sana dia berjumpa dan menikah dengan seorang wartawan Portugis. Anak perempuan mereka, Jessica dilahirkan pada tahun 1993. Selepas perkawinannya berakhir dengan perceraian, Rowling berpindah ke Edinburgh bersama-sama dengan anaknya tinggal berdekatan dengan rumah adik perempuan Rowling, Di. Rowling menghadapi masalah untuk menghidupi diri dan anaknya. Semasa hidup dalam kesusahan itu, Rowling mulai menulis sebuah buku. Dikatakan Rowling mendapat ide tentang penulisan buku itu sewaktu dalam perjalanan menaiki kereta api dari Manchester ke London pada tahun 1990. Setelah beberapa kali ditolak, Rowling berhasil menjual buku itu, Harry Potter dan Batu Bertuah untuk jumlah sebanyak $4000.

Menjelang musim panas pada tahun 2000, tiga buku pertama Harry Potter: Harry Potter dan Batu Bertuah, Harry Potter dan Kamar Rahasia, dan Harry Potter dan Tawanan Azkaban telah menangguk keuntungan lebih kurang 480 juta dolar AS dalam masa tiga tahun dengan cetakan 35 juta naskah dalam 35 bahasa. Pada Juli 2000, Harry Potter dan Piala Api telah dicetak buat pertama kalinya sebanyak 5,3 juta naskah dengan pesanan tambahan sebanyak 1,8 juta naskah. Rowling, yang kini salah seorang wanita terkaya di Britania, merancang untuk mengarang tujuh buah buku bagi seri tersebut yang setiap satunya meriwayatkan tentang setiap tahun Harry Potter yaitu seorang bocah penyihir dan temannya berada di Sekolah Sihir Hogwarts. Buku kelimanya, Harry Potter dan Orde Phoenix, telah mulai dipasarkan pada 12 tengah malam 21 Juni 2003, serentak di seluruh dunia selepas lebih kurang 3 tahun buku keempat diterbitkan.

Buku keenam Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran juga telah diluncurkan secara resminya serentak seluruh pada 12.01 malam 16 Juli 2005. Untuk melancarkan buku itu, ia mengadakan keramaian istimewa di Edinburgh Castle. Ia melibatkan diri dalam beberapa salam jumpa dan meluangkan waktu dengan pembaca kanak-kanak yang meminati bukunya. Sejauh ini, peluncuran buku keenamnya di seluruh dunia lebih mendapat perhatian dari peluncuran buku Harry Potter yang lain.

Penghujung Desember 2001, Rowling menikah dengan Dr. Neil Murray di rumah mereka di Skotlandia. Anak kedua dan anak lelaki pertama mereka, David Gordon Rowling Murray, dilahirkan pada 24 Maret 2003, di Royal Infirmary, Edinburgh. Untuk menjaga anaknya itu, Rowling mengatakan yang dia akan jarang muncul di depan orang banyak dan menandatangani buku kelima yang pada saat itu baru dilancarkan. Tak berapa lama selepas mengumumkan yang buku keenam seri Harry Potter telah sempurna dikarang, Rowling melahirkan anak perempuan pada 23 Januari 2005 dan dinamai Mackenzie Jean Rowling Murray.

Kini, J.K. Rowling telah mulai mengarang buku ketujuh dan akhir dari seri tersebut. Ia mengatakan ia tidak akan menyambung lagi seri itu dan ia ingin mencoba mengarang suatu genre yang baru. Buku ketujuh diperkirakan akan diterbitkan pada tahun 2007..

Sumber : wikipedia

pertanyaan seputar Harry Potter

Bagi semua pecinta Harry Potter, tentunya sepakat kalau akhir dari petualangan Harry di buku ke tujuh, Harry Potter and the Deathly Hallows benar-benar menegangkan dan penuh kejutan. Kematian dari sahabat-sahabat Harry dan terungkapnya berbagai rahasia besar benar-benar mewarnai cerita di buku ini. Akan tetapi, sebagai pembaca setia Harry Potter dari buku pertama hingga terakhir, ada 2 hal dalam Harry Potter yang cukup mengganjal pemikiranku dan menjadi pertanyaan yang belum terjawab.

Pertanyaan pertama adalah tentang Cho Cang. Kalau tidak salah, karakter Cho dimasukkan pertama kali pada buku Harry Potter and the Prisoner of Azkaban. Dan (lagi-lagi) seingatku pada waktu itu disebutkan kalau Cho adalah anak kelas empat. Sedangkan Harry saat itu masih kelas tiga. Akan tetapi di buku-buku selanjutnya diceritakan seolah-olah Cho berada di tingkat yang sama dengan Harry. Hal ini diperjelas pada buku ke lima, Harry Potter and the Orde of Phoenix. Saat itu Harry dan Cho sedang merayakan valentine di Hogsmeade dan Cho mengenang saat pertama kali dia dan Harry bertemu. Pada bagian itu Cho berkata kalau dia dan Harry saat itu masih kelas tiga. Jadi kalau ditarik kesimpulan Cho setingkat dengan Harry. Namun sayangnya informasi yang pertama benar-benar melekat di otakku dan akhirnya membuatku penasaran kelas berapa sebenarnya Cho Cang?

Pertanyaan kedua adalah tentang Jubah Gaib. Pada buku ke-7, dijelaskan kalau ternyata Jubah Gaib yang selama ini digunakan Harry adalah salah satu dari ketiga hallow. Jubah itu adalah milik Ignotus Piverell yang diturunkan terus-menerus kepada generasi selanjutnya sampai kepada James Potter, ayah Harry dan akhirnya sampai kepada Harry. Di situ juga disebutkan kalau Jubah itu hanya ada 1 di dunia dan paling istimewa dari jubah gaib yang lain baik dari segi bahan maupun kekuatannya. Nah, yang jadi pertanyaanku adalah pada buku Ke-4, Hary Potter and the Goblet of Fire disebutkan kalau Barty Crouch Jr disembunyikan ayahnya dengan menggunakan Jubah Gaib. Lalu di buku ke-5 juga disebutkan tentang Jubah Gaib yang dimiliki oleh Mad-Eye Moody. Jadi, kalau dihitung setidaknya ada 3 jubah gaib yang muncul dalam tujuh buku Harry Potter dan tidak dijelaskan apa perbedaannya dengan Jubah Gaib Harry.

Sumber : http://ayanapunya.blogspot.com/2008/05/pertanyaan-seputar-harry-potter.html

Rabu, 17 Juni 2009

Severus Snape


Severus Snape adalah guru Ramuan dan Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam dan kepala sekolah di Hogwarts dalam kisah Harry Potter. Dia berhidung bengkok seperti paruh elang, berambut klimis-hitam-pendek.

Dalam film-film Harry Potter, Snape diperankan oleh Alan Rickman.

Snape terlahir dari pasangan Tobias Snape, seorang Muggle, dan Eileen Prince yang penyihir. Masa kecil Snape jarang sekali disinggung dalam buku. Tapi di Harry Potter and the Order of the Phoenix ketika Harry belajar Occlumency dari Snape, dapat disimpulkan bahwa Snape sering kali menyaksikan, bahkan mungkin menjadi korban kekerasan ayahnya. Di saat remaja pun Snape adalah murid yang tidak populer karena kesukaannya pada ilmu hitam.

Snape satu angkatan di Hogwarts dengan James Potter, Sirius Black, Remus Lupin, dan Peter Pettigrew. Tapi Sirius dan James sangat membencinya, demikian pula sebaliknya. Di setiap kesempatan, mereka, terutama Sirius seringkali mengolok-olok Snape, baik secara mental maupun fisik.

Pada suatu hari, Sirius berencana untuk membuat lelucon yang berbahaya terhadap Snape. Sirius memberitahu Snape kemana Lupin pergi setiap bulan purnama, dengan harapan Snape akan terluka atau bahkan terbunuh ketika Lupin tengah bertransformasi menjadi manusia serigala. Snape yang serba-ingin-tahu bermaksud membuktikan hal ini. Tetapi di saat-saat terakhir James menghalangi Snape, menyelamatkan hidupnya. Meski demikian Snape telah melihat wujud Lupin sebagai manusia serigala. Snape berjanji pada Dumbledore untuk tidak memberitahu siapa pun tentang Lupin. Sejak itu Snape makin membenci Sirius, James, dan Lupin (meski sebenarnya Lupin tidak membencinya). Meski James menyelamatkannya, Snape menganggap itu demi kepentingan James sendiri, supaya tidak dikeluarkan dari Hogwarts. Kebencian ini terus berlanjut sampai mereka dewasa.

Sirius mengatakan pada Harry bahwa Snape yang masuk Slytherin, bergabung dengan geng Slytherin seperti Bellatrix and Rodolphus Lestrange, Avery, Wilkes and Evan Rosier, yang dikemudian hari menjadi Pelahap Maut. Snape adalah anggota Orde Phoenix, meskipun sampai saat ini kesetiaannya masih dipertanyakan. Baik Dumbledore maupun Voldemort beranggapan Snape ada di pihak mereka.

Dalam buku ketujuh, diungkapkan bahwa Snape sebenarnya mencintai dan berteman dengan Lily Evans sejak kecil, dan keduanya selalu bersama sampai masuk Hogwarts. Karena perbedaan pendapat dan salah faham, keduanya berpisah pada jalan masing-masing. Diungkapkan pula James membenci Snape sejak pertama kali bertemu di Hogwarts Express dan saling menghina. Karena laporannya pada Voldemort tentang Ramalan, membuat dia menyesali perbuatannya; Voldemort jadi mengejar Harry Potter, anak dari Lily Potter. Kemudian dia menemui Dumbledore dan mengubah kesetiaannya dari Pelahap Maut menjadi Orde Phoenix, dan menjadi mata-mata bagi Voldemort. Setelah kematian keluarga Potter, Snape bersumpah agar menjaga dan mengawasi Harry dan berubah menjadi menyayanginya (dia menangis setelah mengetahui bahwa Harry harus mati sebelum mengalahkan Voldemort), meskipun pada awalnya dia membenci Harry yang sangat mirip dengan ayahnya namun memiliki mata ibunya.

Kebencian Snape pada Harry sudah tampak sejak pertama kali mereka bertemu di Hogwarts. Bahkan Harry mengira Snape yang hendak mencuri Batu Bertuah. Snape menyelamatkan Harry ketika Quirell memantrai sapunya, namun Harry tetap membencinya. Begitu pun Snape, yang selalu mempersulit Harry dalam pelajaran, dan senantiasa mencari-cari kesempatan untuk mengeluarkan Harry dari Hogwarts.

Dalam Harry Potter and the Prisoner of Azkaban, Snape membuatkan ramuan untuk Lupin setiap bulan, untuk mengurangi rasa sakit akibat transformasi menjadi manusia serigala. Hal ini mungkin atas suruhan Dumbledore, karena Harry seringkali mendapati Snape "menatap jijik" pada Lupin. Terbukti di akhir tahun ajaran, Snape secara "tidak sengaja" keceplosan bahwa Lupin adalah manusia serigala, karena kemarahan akibat lolosnya Sirius Black dari genggamannya.

Di akhir Harry Potter and the Goblet of Fire, ketika Dumbledore berusaha meyakinkan Fudge bahwa Voldemort telah kembali, Snape menunjukkan Tanda Kegelapan yang tampak jelas di lengannya, menandakan bahwa Voldemort benar-benar kembali. Tapi Fudge mengabaikannya. Kemudian Dumbledore segera mengutusnya untuk sebuah tugas rahasia, yang kemudian terungkap dalam Order of the Phoenix, yaitu memata-matai Voldemort.

Dalam Harry Potter and the Order of The Phoenix, Snape atas suruhan Dumbledore memberi pelajaran Occlumency pada Harry. Snape dipilih karena dia adalah Occlumens yang hebat. Tapi pelajaran ini gagal total. Harry curiga Snape justru membuka pikirannya agar dapat dimasuki Voldemort, sementara Snape marah besar ketika Harry kepergok melihat kenangan terburuknya dalam Pensieve. Menjelang akhir cerita, menurut Dumbledore, Snape memastikan bahwa Sirius baik-baik saja ketika Harry mendapat penglihatan bahwa Sirius tertangkap oleh Voldemort. Snape pun mencari Harry ke Hutan Terlarang ketika ia dan Umbridge tidak juga kembali. Dan Snape segera mengontak anggota Orde Phoenix lain untuk segera membantu Harry di Kementerian. Disini terdapat indikasi bahwa Snape sebenarnya berpihak pada Orde, karena komunikasi Orde adalah dengan Patronus, yang hanya dapat dilakukan oleh penyihir putih.

Snape memiliki peranan besar dalam Harry Potter and the Half-Blood Prince. Di awal cerita dikisahkan kakak-beradik Narcissa dan Bellatrix mendatangi Snape di rumahnya, Spinner's End (dan ternyata Wormtail juga ada di sana). Narcissa hendak meminta Snape untuk melindungi Draco, anaknya, yang mendapat tugas khusus dari Voldemort. Narcissa menduga tugas ini sebagai pelampiasan amarah Voldemort karena Lucius tidak berhasil mencuri ramalan di Departemen Misteri, bahkan tertangkap. Bellatrix yang tidak menyukai Snape berusaha menghalangi Narcissa dan sempat adu mulut dengan Snape. Namun akhirnya Snape bersedia melakukan Sumpah-Tak-Terlanggar, yaitu dia akan menyelesaikan tugas yang diemban Draco bila Draco terbunuh ataupun tidak sanggup melakukannya. Bila Snape tidak melakukan hal itu, maka nyawanya menjadi taruhannya.

Beralih ke Hogwarts, akhirnya Snape mendapatkan pekerjaan yang telah lama diidam-idamkannya, guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam. Harry tidak menduga bahwa akhirnya Dumbledore mempercayakan Snape untuk mengajar subyek yang disukainya itu. Harry yang semula gembira karena tidak akan bertemu Snape lagi, terpaksa menelan kekecewaannya. Semula Harry tidak akan meneruskan pelajaran Ramuannya, karena Snape tidak mengijinkan muridnya yang tidak mendapatkan nilai "O" (Outstanding- Luar Biasa) dalam Ujian OWL untuk mengambil kelas NEWT Ramuan. Namun Horace Slughorn, guru Ramuan yang baru, mengijinkan murid dengan nilai "E" (Exceed Expectations - Di Luar Dugaan) seperti Harry, mengambil kelas NEWT-nya. Harry yang tidak membeli buku Ramuan, mendapat pinjaman buku sekolah, yang bertuliskan "Milik Half-Blood Prince". Buku ini berisi tips-tips membuat ramuan, yang terkadang menyimpang dari instruksi sebenarnya, namun benar-benar memuaskan. Alhasil Harry menjadi murid kesayangan Slughorn. Hermione menyelidiki tentang Prince, dan yang dapat ditemukannya adalah Eileen Prince, ketua Gobstone, seorang siswa yang belajar di Hogwarts bertahun-tahun yang lalu. Harry membantah anggapan ini, karena yakin bahwa Prince adalah seorang laki-laki. Namun di akhir cerita terungkap bahwa pemilik buku itu adalah Snape, dan Snape pun mengetahui bahwa Harry yang membawa bukunya karena Harry menggunakan mantra Sectusempra terhadap Malfoy. Snape-lah yang menciptakan mantera tersebut.

Harry diberitahu Trelawney bahwa Snape-lah yang mencuri dengar pembicaraannya dengan Dumbledore di Hog's Head ketika Trelawney hendak melamar jabatan sebagai guru Hogwarts. Harry menduga bahwa Snape juga bertanggung jawab atas kematian orangtuanya.

Di bagian akhir Snape membunuh Dumbledore dengan kutukan Avada Kedavra dan pergi meninggalkan Hogwarts.Saat membunuh Dumbledore, terlihat bahwa raut wajah Snape terlihat seperti marah,padahal ekspresinya tersebut bukanlah berarti dia benci pada Dumbledore, namun benci akan dirinya yang harus membunuh orang yang sangat dia hormati.

Snape menjadi kepala sekolah Hogwarts, setelah Kementerian Sihir diambil alih oleh Pelahap Maut. Snape juga ditugaskan untuk memberikan pedang Godric Gryffindor pada Harry tanpa ketahuan identitasnya. Sampai akhirnya dia dibunuh oleh Voldemort, penyamarannya sebagai Pelahap Maut tidak terungkap, dan menjadi musuh Orde Phoenix dan Guru Hogwarts. Dalam keadaan sekarat, dia memberikan memorinya pada Harry, dan memohon Harry untuk melihatnya. Hal ini menunjukan kepada siapa sebenarnya kesetiannya selama ini, kepada Orde Phoenix yang di bawah Dumbledore bukan kepada Pelahap Maut di bawah Voldemort, meskipun semata-mata karena kecintaannya pada Lily Evans. Hal ini terungkap di mana patronusnya adalah rusa betina yaitu patronus yang sama dengan Lily, yang ditunjukannya ke Dumbledore untuk membuktikan persaannya selama ini kepada Lily.

Sumber : wikipedia

Selasa, 16 Juni 2009

Minerva McGonagall


Minerva McGonagall (lahir pada tanggal 4 Oktober 1925) adalah karakter fiksi dalam serial Harry Potter. Di awal cerita ia menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Hogwarts, kepala asrama Gryffindor, dan guru Transfigurasi (mata pelajaran yang dianggapnya paling kompleks dan paling sulit).

McGonagall berambut hitam (yang sudah beruban) dan selalu digelung rapi. Ia sering memakai jubah berwarna hijau zamrud dan bertampang galak. Dia memakai kacamata segi empat yang tetap membekas ketika ia berwujud animagus kucing. Dia juga menyhkai motif kotak-kotak; bahkan gaun dan kaleng biskuitnya bermotif kotak-kotak, yang kemungkinan berasal dari leluhurnya Skotlandia. McGonagall adalah salah satu pengikut setia Dumbledore, yang selalu mendukungnya, dan tercatat sebagai anggota Orde Phoenix.

Peran McGonagall dalam film jatuh pada Maggie Smith.

Nama Minerva berasal dari nama Dewi Kebijaksanaan Roma (sangat cocok dengan watak McGonagall). Sedangkan nama belakangnya berasal dari seorang penyair eksentrik William Topaz McGonagall, yang sering disebut-sebut sebagai penyair terburuk dalam sejarah Inggris.

Pembaca diperkenalkan pada McGonagall di bab pertama Harry Potter and the Sorcerer's Stone, ketika ia bertemu Dumbledore di Privet Drive nomor 4, Little Whinging, Surrey. Dia adalah animagus pertama yang ditunjukkan dalam serial Harry Potter. Dalam bab ini diperlihatkan kepribadian McGonagall: pengasih (dia khawatir ketika Dumbledore memutuskan untuk meninggalkan Harry pada Keluarga Dursley segera setelah serangan Voldermort), tegas dan blak-blakan (dia mengkritik beberapa orang, termasuk Hagrid), serta tentu saja kapandaiannya (untuk menjadi Animagus sangat sulit, dan kadang membutuhkan waktu lama untuk menguasainya). McGonagall adalah staf Hogwarts yang mengatur upacara Topi Seleksi, dan ia mampu mendapatkan perhatian penuh dari murid-muridnya tanpa susah payah.

McGonagall sangat menyukai Quidditch. Ia ditempatkan sebagai pendamping komentator dalam pertandingan Qiudditch antar-asrama (untuk menegur komentator yang kadang memberikan komentar yang melenceng dari pertandingan) dan sebagai kepala Asrama Gryffindor, dia sangat peduli akan keberhasilan tim Gryffindor. Dalam buku pertama, ketika ia melihat Harry bisa menguasai sapu dalam pelajaran Terbang pertamanya, ia langsung merekomendasikan Harry untuk mengisi posisi Seeker, meskipun murid kelas satu sebenarnya belum diperbolehkan untuk bermain. McGonagall, meskipun sangat ketat terhadap peraturan, sering mendorong Harry untuk melakukan hal-hal yang sedikit menyimpang dari aturan sekolah. Ia sering menasehati Harry, misalnya ketika Harry berada di kelas 5, ia memperingatkan Harry bahwa Kementerian Sihir tengah mengawasi komunikasi masuk dan keluar Hogwarts. Dia juga pada waktu itu, salah satu staf Hogwarts yang jelas-jelas menunjukkan ketidaksukaannya pada Dolores Umbridge, dan tidak takut padanya. Professor McGonagall adalah anggota Orde Phoenix, dan memperingatkan Harry agar tidak memprovokasi Umbridge yang bekerja untuk Kementerian Sihir. McGonagall dan Umbridge memang tampak tidak saling menyukai, terlebih lagi ketika Umbridge senantiasa berusaha untuk menambah kekuasaannya. McGonagall sempat diserang oleh Umbridge dan kaki tangannya ketika menghalangi Umbridge yang berusaha mengusir hagrid dari Hogwarts. Dia sempat dirawat di St. Mungo dan kembali setelah pertempuran di Kementerian Sihir. Dalam beberapa kesempatan, misalnya ketika Umbridge menginspeksinya ketika mengajar, McGonagall cenderung tidak mengacuhkannya, bahkan sempat terlibat pertengkaran mulut ketika konsultasi karir Harry, dan meyakinkan Harry bahwa dia akan mendukung sepenuhnya keinginan Harry untuk menjadi Auror. Waktu Umbridge bertindak sebagai kepala sekolah, Harry yakin McGonagall mendesis kepada Peeves, si hantu jahil, ketika mencoba melepaskan kandelier, Putar ke arah sebaliknya. Dan waktu Umbridge diusir keluar dari Hogwarts, McGonagall meminjami tongkatnya, yang dipakai Peeves untuk memukuli Umbridge (dan melemparinya dengan kaus kaki penuh kapur).

Setelah kematian Dumbledore, McGonagall menjabat sebagai Kepala Sekolah Hogwarts. Tapi apakah ia akan tetap menjabat, atau apakah Hogwarts akan tetap dibuka, masih belum dapat diketahui. Meskipun demikian, dari petunjuk yang diucapkan oleh beberapa karakter (misalnya Hagrid yang langsung menunjuk McGonagall sebagai pengganti Dumbledore), tampaknya McGonagall akan tetap menjabat sebagai Kepala Sekolah Hogwarts. Bila memang ia menjabat sebagai kepala sekolah, maka McGonall harus menunjuk orang baru untuk mengisi posisi sebagai :

  • Wakil Kepala Sekolah
  • Kepala Asrama Gryffindor
  • Guru Transfigurasi
  • Kepala Asrama Slytherin
  • Guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam

Horace Slughorn mengambil posisi yang ditinggalkan Snape sebagai Kepala Asrama Slytherin dalam pemakaman Dumbledore, dan bila ia tidak meninggalkan Hogwarts, diharapkan tetap menempati jabatan tersebut. Namun jika Slughorn memutuskan untuk pensiun dan meniggalkan Hogwarts, maka McGonagall juga harus mencari guru ramuan yang baru. Namun juga ada kemungkinan McGonagall akan meninggalkan Hogwarts di buku ke-7 untuk meneruskan perjuangan Orde Phoenix, mengingat Orde juga kehilangan pemimpinnya (Dumbledore), dan dia adalah anggota senior dalam Orde.

Sumber : wikipedia

Senin, 15 Juni 2009

Sirius Black


Sirius Black adalah karakter fiksi dalam novel seri Harry Potter karya J.K. Rowling. Sirius Black dewasa diperankan oleh Gary Oldman, sedangkan Sirius Black remaja diperankan James Walter.
Sirius Black (1959-Juni 1996) pertama kali muncul dalam Harry Potter dan Batu Bertuah sebagai seorang penyihir yang meminjamkan motor terbang kepada Hagrid sesaat setelah Voldemort membunuh James dan Lily Potter. Karakternya mendapat perhatian dalam Harry Potter dan Tawanan Azkaban, di mana ia berperan sebagai seorang tawanan. Di buku ke 5 (Harry Potter dan Orde Phoenix) ia dibunuh oleh sepupunya, Bellatrix.

Sirius diambil dari nama sebuah bintang yang bersinar paling terang di angkasa. Bintang Sirius disebut "bintang anjing" (dog's star) oleh kebudayaan kuno seperti orang Mesir. Dalam bahasa Yunani, nama Sirius disebut Seirios yang artinya Membara

Hampir seluruh (tapi tidak semua) anggota keluarga Black dinamai berdasarkan nama bintang. Seperti Bellatrix, Regulus, Andromeda dan Draco.

Sumber : wikipedia

Minggu, 14 Juni 2009

Albus Percival Wulfric Brian Dumbledore


Albus Percival Wulfric Brian Dumbledore merupakan salah satu tokoh dalam serial novel ciptaan J. K. Rowling sebagai Kepala Sekolah Sihir Hogwarts. Ia merupakan seorang ahli sihir yang bijaksana dan paling dihormati di dunia Sihir. Ia berperan sebagai pembimbing atau penasihat tokoh utama, Harry Potter sebagaimana konsep perwatakan Merlin atau Gandalf. Ia selalu mengambil berat terhadap Harry Potter dan memberikan dorongan kepada Harry lebih dari yang lain. Ini karena kepercayaan beliau yang Harry adalah satu-satunya yang diharapkan untuk membasmi Lord Voldemort walaupun dialah satu-satunya yang ditakuti ahli sihir jahat itu.

Dalam versi film, seri Harry Potter and the Sorcerer's Stone (2001) dan Harry Potter and the Chamber of Secrets (2002), diperankan oleh mendiang Richard Harris yang meninggal pada 2002 disebabkan penyakit Hodgkin. Untuk film Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (2004) dan Harry Potter and the Goblet of Fire (2005) pula, Michael Gambon memerankan tokoh Dumbledore dengan gaya yang berlainan dan lebih unik.

Albus Dumbledore dilahirkan pada tahun 1881 dan merupakan anak dari Percival Dumbledore dan Kendra Dumbledore. Tiga tahun setelah ia dilahirkan, adiknya, Aberforth Dumbledore lahir, dan setelahnya lahir adik perempuannya, Ariana Dumbledore. Tiga anak-anak Muggle menyerang Ariana saat ia berumur 6 tahun karena mereka melihatnya menggunakan sihir. Akibat dari serangan itu, ia menderita sakit seumur hidupnya. Ayah Dumbledore, Percival, menyerang ketiga Muggle itu sebagai balasan atas penyerangan mereka terhadap putrinya, dan ia dipenjarakan di Azkaban seumur hidup. Untuk menghindari Ariana dibawa ke Rumah Sakit St.Mungo, Kendra memindahkan keluarga mereka ke Godric's Hollow. Para tetangga mereka mengira Ariana adalah seorang Squib.

Saat Albus memasuki Hogwarts, ia berteman dengan Elphias Doge, yang banyak diejek oleh orang-orang karena baru saja sembuh dari cacar naga. Di Hogwarts, Dumbledore dianggap sebagai murid paling cerdas yang pernah memasuki Hogwarts. Ia memenangkan banyak sekali penghargaan dan mempunyai banyak teman yang saat ini sebagai penyihir-penyihir terkenal. Tulisan-tulisannya banyak dimuat di Transfiguration Today, Challenges in Charming, dan The Practical Potioneer. Ia adalah seorang Gryffindor. Informasi ini diberikan kepada Harry Potter oleh Hermione Granger pada saat mereka berada di Hogwarts Express di film Harry Potter and the Sorcerer's Stone.

Tiga tahun setelahnya, Aberforth masuk Hogwarts, yang terbukti agak berbeda dari Albus karena tidak menguasai bakat sihir yang luar biasa seperti kakanya. Hal ini terbukti di tahun kelima Harry, menjelang ujian O.W.L (Ordinary Wizarding Levels). Pada saat itu, Griselda Marchbanks, Kepala Wizarding Examinations Authority--Kekuasaan Pengujian Sihir, mengatakan bahwa Dumbledore telah "....melakukan hal-hal dengan tongkat sihir yang tidak pernah kulihat sebelumnya". Saat Dumbledore dan Doge meninggalkan Hogwarts, mereka berencana untuk melakukan perjalanan keliling dunia. Di tengah-tengah perjalanan mereka, Dumbledore yang pada saat itu berumur 18 tahun tertimpa musibah kematian ibunya, yang dibunuh oleh Ariana yang sedang 'kumat'.

Karena ketidakhadiran orang tua Dumbledore (ayahnya dipenjara, sedangkan ibunya meninggal), Albus menjadi kepala keluarga tersebut dan menjadi kewajibannya untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Ini merupakan hal yang berat bagi Dumbledore, mengingat orang tuanya tidak meninggalkan banyak emas. Ia dipaksa harus tinggal di rumah dengan Ariana ketika Aberforth menjalani pendidikannya di Hogwarts. Kemudian, Gellert Grindelwald muda tiba di Godric's Hollow dengan bibinya, Bathilda Bagshot, pengarang buku A History of Magic--Sejarah Sihir. Dumbledore muda berteman dengan Grindelwald dan mereka berdua mempunyai keinginan untuk menguasai dunia "untuk kebaikan" dengan cara menyatukan Relikui Kematian yang legendaris.

Kedua penyihir itu berpendapat bahwa dunia sihir harus berkuasa atas para Muggles. Meskipun mereka harus menghancurkan beberapa penyihir dalam perjalanan mereka menuju misi tersebut, mereka akan menganggapnya "untuk kebaikan". Tapi, sebuah diskusi antara Albus, Aberforth, dan Grindelwald memimpin mereka ke sebuah duel dan menyebabkan kematian Ariana. Dalam sisa hidupnya, Dumbledore merasa bersalah, karena tidak pernah bisa memastikan apakah kutukannya atau hal lain yang menyebabkan kematian Ariana.

Grindelwald kemudian meninggalkan rumah Bagshot dan memulai misinya. Sementara itu, dalam pemakaman Ariana, Aberforth sangat marah kepada Dumbledore dan meninju hidung Dumbledore, mematahkannya, yang membuat hidungnya terlihat bengkok sekarang. Karena kematian Ariana tersebut, Albus merasa tidak dapat dipercaya dalam menghadapi hal-hal yang besar, yang membuatnya tidak pernah mengambil tempat sebagai Menteri Sihir. Dumbledore kemudian kembali ke Hogwarts sebagai guru Transfigurasi, dan kemudian diangkat menjadi Kepala Sekolah Hogwarts, menggantikan Armando Dippet.

Dumbledore akhirnya berhasil mengalahkan Grindelwald, yang telah menjadi penyihir hitam, yang memiliki Tongkat Elder. Setelah mengalahkannya, Dumbledore menjadi pemilik Tongkat Elder berikutnya, yang menjadi miliknya bahkan setelah ia meninggal.

Salah satu tugas Dumbledore sebagai guru di Hogwarts adalah mencari dan menawarkan tempat di Hogwarts kepada Tom Marvolo Riddle. Ketika Dumbledore terkagum-kagum dengan kemampuan Riddle, ia mendapat masalah karena Riddle tidak pernah mempercayai Dumbledore sepenuhnya. Satu tahun kemudian, Riddle mencoba untuk mendapatkan tempat sebagai guru di Hogwarts. Namun, Dumbledore meyakinkan kepala sekolah saat itu, Armando Dippet, untuk menolak permohonan Riddle. Ia sendiri juga menolak permohonan Riddle yang kedua beberapa tahun kemudian, saat ia menjabat sebagai kepala sekolah. Sejak saat itu, Riddle menyatakan perang dengan mantan pengajarnya dan mengadopsi sebuah nama yang akan menjadi menakutkan dalam semua hati penyihir di dunia sihir tahun-tahun mendatang: Lord Voldemort.

Untuk melawan Voldemort, Dumbledore mendirikan sebuah organisasi yang diberi nama Orde Phoenix. Dalam perkembangan Voldemort, anggota Orde selalu bertarung melawan pengikut Voldemort, Pelahap Maut dan pengikut-pengikut lainnya. Dalam pertempuran tersebut, Orde menderita kekalahan yang diikuti dengan meninggalnya beberapa anggota Orde, yang salah satunya adalah suami-istri Potter. Sebelum kematian mereka, Dumbledore meminta mereka untuk memperlihatkan Jubah Gaib, yang dicurigai adalah salah satu dari Relikui Kematian. Saat James meninggal, Dumbledore memutuskan untuk menyimpan jubah tersebut dan memberikannya kepada putra James, Harry Potter.

Saat orang tua Harry terbunuh dan kekuatan Voldemort menghilang, pemindahan Harry ke rumah Vernon dan Petunia Dursley, paman dan bibinya yang merupakan satu-satunya kerabatnya yang masih hidup, adalah keputusan Dumbledore. Ia mengetahui bahwa Harry telah diberi perlindungan oleh sihir khusus yang disebabkan oleh pengorbanan ibunya, dan karena Petunia Dursley menerima Harry di rumah mereka, sihir itu telah tertanam di rumah mereka. Sihir lama yang berasal dari cinta ibunya kepada Harry ini membuat Harry tidak dapat disentuh oleh Voldemort.

Sumber : wikipedia

Sabtu, 13 Juni 2009

Muggle


Muggle adalah panggilan ahli-ahli sihir kepada manusia yang tidak mempunyai ilmu pengetahuan mengenai ilmu sihir dalam sihir Harry Potter. Ahli-ahli sihir yang lahir dari keturunan asal keluarga yang memiliki ilmu pengetahuan sihir amat takjub dengan identitas mereka dan memandang rendah kepada manusia biasa atau kepada ahli-ahli sihir yang berpengetahuan sihir tetapi dilahirkan separuh keturunan sihir atau keturunan yang memang asal-usulnya tidak mempunyai ilmu dan pengetahuan tentang sihir. Mengikuti legenda, Salazar Slytherin yaitu antara pendiri Hogwarts yang memulakan agenda tersebut dengan hanya memandang bahwa sihir hanya patut diajarkan kepada keturunan sihir saja. Ini disebabkan pada ketika itu, golongan ahli sihir telah ditindak dengan teruk oleh golongan Muggle ini.

J. K. Rowling mengatakan beliau mencipta perkataan "muggle" daripada perkataan "mug", iaitu dalam Bahasa Inggris bagi seseorang yang senang diperbodohkan. Ia menambahkan "-gle" untuk membuatkannya lebih buruk.

Perkataan "muggle" telah ditambah ke dalam Kamus Inggris Oxford pada 2003 untuk merujuk kepada seseorang yang tidak menguasai suatu kemahiran. Perkataan tersebut telah biasa digunakan oleh satu kumpulan pakar untuk merujuk siapa yang di luar kumpulan mereka.

Stephen King yang telah diilhamkan oleh hasil Rowling, mentafsiran muggle sebagai "orang dewasa yang tidak berimajinasi dan sering tidak selesa, yang tidak memahami kanak-kanak maupun untuk merendahkan mereka."

Sumber : wikipedia

Jumat, 12 Juni 2009

Hagrid


Rubeus Hagrid (atau lebih dikenal sebagai Hagrid) adalah tokoh fiksi dalam seri Harry Potter karya J. K. Rowling. Hagrid adalah pengawas hewan liar di Sekolah Sihir Hogwarts dan belakangan diangkat sebagai Guru Pemeliharaan Satwa Gaib sebagai tambahan atas tugas-tugasnya.

Hagrid digambarkan memiliki tinggai dua kali dari rata-rata orang biasa dan hampir lima kali lebih lebar. Ia sangat menyukai binatang dan makhluk gaib, khususnya yang tidak biasa atau berbahaya. Ia adalah salah satu karakter pertama yang meyiratkan bahwa gagasan akan kemurnian darah penyihir adalah konsep kuno. Hagrid dikenali juga dengan aksen Inggris Barat Daya.

Dalam film-film adaptasi dari seri Harry Potter, Hagrid diperankan oleh seorang aktor Skotlandia Robbie Coltrane. Rowling mengatakan bahwa ketika ia menulis novel Harry Potter yang pertama, ia telah membayangkan Coltrane yang memerankannya.

Nama Rubeus memiliki dua arti dalam bahasa Latin. Yang pertama adalah "merah" atau "kemerah-merahan", dan yang kedua adalah "seperti semak belukar", keduanya menggambarkan penampilan Hagrid. Nama Hagrid, menurut Rowling dalam sebuah wawancara dengan The Boston Globe,[1] berasal dari kata Inggris kuno "hagridden" yang berarti malam yang seperti mimpi buruk, khususnya perasaan sakit ketika bangun pagi setelah minum minuman keras terlalu banyak. Hagrid dikenal juga sebagai peminum berat.

Hagrid adalah anggota pertama Hogwarts yang diperkenalkan kepada Harry sebelum ia memulai sekolahnya.

Sumber : wikipedia

Kamis, 11 Juni 2009

Quidditch of Harry Potter


Quidditch adalah sebuah olahraga fiktif dalam seri novel Harry Potter. Permainan ini berasal dari rawa queerditch.

Ada tujuh pemain dalam permainan ini yaitu:

  • Keeper
Keeper bertugas menjaga 3 gawang yang berbentuk lingkaran di ujung tiang berukuran 15 m.
  • Dua beater
Beater bertugas menjaga para pemain dalam tim masing-masing dari bludger dengan memukulnya. Terkadang beater juga memukul bludger ke arah pemain di tim lawannya sehingga pemain di tim lawannya itu terjatuh dari sapu.
  • Tiga chaser
Chaser bertugas mencetak gol bagi tim masing-masing. Setiap seorang chaser berhasil memasukkan quaffle ke dalam lingkaran di ujung tiang yang dijaga keeper lawan, akan diberikan 10 poin bagi timnya masing-masing.
  • Seeker
Seeker bertugas mencari Golden Snitch. Bila salah satu seeker berhasil menangkap snitch, maka tim dari seeker yang berhasil mendapatkan snitch itu akan mendapatkan 150 poin. Dan saat itu juga permainan dianggap selesai. Permainan tidak akan selesai hingga salah seorang seeker mendapatkan atau berhasil menangkap snitch.

Ada tiga bola yang digunakan dalam permainan ini yaitu:

  • Bludger
Bludger adalah bola berwarna hitam legam dari metal yang sudah disihir untuk menjatuhkan para pemain dari sapunya.
  • Golden Snitch
Golden Snitch atau biasa disebut Snitch saja adalah bola emas bersayap yang dapat terbang dengan kecepatan super tinggi dan dapat berputar 360 derajat.
  • Quaffle
Quaffle adalah bola biasa berwarna merah, yang tidak diberi mantra apapun seperti bola lainnya dalam Quidditch. Satu-satunya mantra yang diberikan pada Quaffle adalah Mantra Genggam yang ditemukan oleh Pennifold, yang gunanya supaya pemain dapat mengenggam Quaffle dengan satu tangan tanpa terjatuh.
Sejak tahun pertamanya di Hogwarts, Harry Potter berperan sebagai seeker di timnya, Gryffindor.

Tim Quidditch Profesional

  • Appleby Arrows
  • Ballycastle Bats
  • Caerphilly Catapults
  • Chudley Cannons
  • Falmouth Falcons
  • Holyhead Harpies
  • Kenmare Kestrels
  • Montrose Magpies
  • Pride of Portree
  • Puddlemere United
  • Tutshill Tornados
  • Wigtown Wanderers
  • Wimbourne Wasps (Ludovic Bagman: Beater)
Sumber: Wikipedia Indonesia

Hogwarts


Hogwarts dikisahkan sebagai salah satu sekolah sihir terbaik dunia yang berada di Inggris. Sekolah ini berfungsi melatih anak-anak yang berumur mulai 11 hingga 18 tahun yang memiliki kemampuan sihir untuk menjadi para penyihir yang berkualitas.

Hogwarts didirikan oleh empat penyihir hebat bernama Godric Griffindor, Salazar Slytherin, Rowena Ravenclaw, dan Helga Hufflepuff pada sekitar tahun 1000 M. Nama-nama mereka kemudian dijadikan sebagai nama asrama murid-murid Hogwarts yang memiliki kepribadian yang sesuai dengan keempat pendiri tersebut. Hogwarts memiliki semboyan "draco dormiens nunquam titillandus" yang berarti "jangan membangunkan naga tidur"

Berkaitan dengan Salazar Slytherin, diceritakan dalam Harry Potter dan Kamar Rahasia bahwa Slytherin membangun sebuah kamar rahasia yang dihuni oleh monster yang hanya bisa dikendalikan oleh keturunan Slytherin (belakangan diketahui kalau monster ini adalah Basilisk, ular raksasa yang bisa membunuh hanya dengan pandangan matanya). Slytherin membangun kamar rahasia ini dengan harapan agar cita-citanya untuk menjadikan Hogwarts sebagai sekolah sihir hanya untuk mereka yang berasal dari keluarga penyihir dapat terwujud.

Lokasi Hogwarts sangat dirahasiakan oleh dunia sihir, khususnya terhadap komunitas Muggle (komunitas non-sihir, yaitu orang-orang yang tidak memiliki kemampuan sihir). Rowling menyatakan bahwa Hogwarts terletak di daerah bergunung-gunung dan di salah satu daerah terpencil di Skotlandia, Inggris, di dekat sebuah desa bernama Hogsmeade.[1]

Hogwarts juga dilindungi dengan banyak sihir oleh setiap kepala sekolah yang sedang menjabat untuk melindungi baik dari komunitas muggle maupun komunitas penyihir. Untuk menyembunyikan keberadaan Hogwarts dari komunitas Muggle, bangunan Hogwarts diperlihatkan sebagai rumah tua yang tidak berpenghuni. Terhadap penyihir, Hogwarts dilindungi dari "penyihir-yang-tidak-diundang". Bahkan penyihir terbaik pun tidak bisa mempergunakan ilmu "apparate" dan "disapparate" (secara sihir menghilang dari satu tempat dan langsung muncul kembali di tempat lain) untuk datang ke dan pergi dari Hogwarts. Walaupun demikian, dalam beberapa bagian dari serial ini, ada celah-celah tertentu yang tanpa sadar tidak terlindungi oleh kepala sekolah, sehingga akhirnya dapat juga dimasuki oleh pihak-pihak lawan.

Di dekat Hogwarts terdapat suatu desa yang hanya dihuni oleh komunitas sihir, Hogsmeade. Murid-murid Hogwarts dapat memperoleh ijin untuk mengunjungi Hogsmeade mulai tahun ketiga mereka dengan menyertakan ijin dari orang tua/wali.

Di setiap akhir tahun ajaran, murid-murid Hogwarts wajib mengikuti ujian-ujian sesuai dengan pelajaran yang diambilnya. Namun ada ujian khusus yang perlu diambil di tahun kelima dan ketujuh. Di akhir tahun kelima, mereka wajib mengambil ujian O.W.L (Ordinary Wizarding Levels). Sedangkan di akhir tahun ketujuh, mereka akan mengikuti ujian N.E.W.T (Nastily Exhausting Wizarding Tests).

Hogwarts memiliki 4 asrama yang diberi nama sesuai dengan keempat pendiri Hogwarts, dimana sebelum diterima di sekolah ini, para murid akan diseleksi menggunakan topi seleksi, di asrama mana mereka akan ditempatkan. Masing-masing asrama memiliki ciri masing-masing, baik dari warna maupun sifat dari anggota asrama tersebut. Asrama-asrama tersebut adalah Gryffindor, Hufflepuff, Ravenclaw dan Slytherin.

Slogan Hogwarts adalah draco dormiens nunquam titillandus (bahasa Latin) yang secara harafiah berarti "seekor naga tidur jangan digelitiki/dipermainkan" atau di Indonesia lebih sering diterjemahkan sebagai "jangan mengganggu naga yang sedang tidur".

  • Profesor Albus Dumbledore
    Kepala Sekolah Sihir Hogwarts. Sebelumnya menjabat sebagai guru Transfigurasi saat Tom Marvolo Riddle (Lord Voldemort) masih bersekolah di Hogwarts. Ia memiliki seekor burung phoenix bernama Fawkes dan dahulu, Dumbledore-lah yang menitipkan Harry pada keluarga Dursley. Di akhir buku ke-enam, Dumbledore dibunuh oleh Severus Snape dengan mantra Avada Kedavra.
  • Profesor Minerva McGonagall
    Wakil kepala sekolah yang mengepalai Asrama Gryffindor. Guru Transfigurasi pada masa Harry bersekolah. Ia dikenal mempunyai karakter bijak, tegas, dan adil. Belakangan, ia menjadi kepala sekolah setelah Dumbledore terbunuh.
  • Profesor Filius Flitwick
    Guru Jimat dan Guna-guna (en: Charms, selanjutnya diterjemahkan sebagai Mantra). Perawakannya cebol--kemungkinan keturunan goblin--dan bersuara nyaring. Mengepalai Asrama Ravenclaw.
  • Profesor Pomona Sprout
    Guru Herbologi yang mengepalai Asrama Hufflepuff. Ia selalu berpenampilan kusut, berantakan dan pakaian yang dikenakannya biasanya terdapat noda tanah atau lumpur.
  • Profesor Severus Snape
    Guru ramuan yang sejak kedatangan Harry sudah membencinya seperti dulu Snape membenci ayahnya (James Potter). Ia memiliki kepercayaan penuh Dumbledore walaupun ia adalah bekas Pelahap Maut namun belakangan diketahui ia adalah agen ganda dan kemudian membunuh Dumbledore (di Pangeran Berdarah=Campuran). Pada buku ketujuh kemudian diketahui bahwa ia membunuh Dumbledore atas permintaan Dumbledore sendiri, dan Snape pernah beberapa kali menyelamatkan Harry Potter, dan Snape dibunuh oleh Voldemort. Dulu saat ia masih menjadi murid Hogwarts, ia adalah musuh bebuyutan James Potter dan kelompoknya, tapi ia juga pernah diselamatkan oleh James Potter saat ia menyusup ke pondok menjerit untuk mengintip Lupin yang sedang bertransformasi menjadi manusia serigala.
  • Profesor Binns
    Guru Sejarah Sihir, satu-satunya guru berwujud hantu. Diceritakan bahwa dulunya dia meninggal ketika duduk di depan perapian dan tak pernah sadar bahwa dirinya sudah mati meskipun sudah menjadi hantu. Binns mengajar dengan cara yang monoton sehingga kebanyakan murid tertidur di kelasnya.
  • Profesor Sibyll Patricia Trelawney
    Guru Ramalan. Cara bicaranya dramatis dan suka sekali meramalkan kematian murid-muridnya (salah satunya adalah Harry). Dia adalah peramal yang dahulu pernah menyampaikan ramalan tentang Voldemort dan Harry kepada Dumbledore.
  • Profesor Anna Vector
    Guru Arithmancy.
  • Profesor Sinistra
    Guru Astronomi.
  • Profesor Quirrell
    Guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam saat tahun pertama Harry. Ia adalah remaja yang canggung dan cara bicaranya terbata-bata. Ia merupakan orang yang berhasil dipengaruhi Voldemort untuk menjadi induk semangnya. Tubuhnya hancur di ruangan Batu Bertuah.
  • Profesor Gilderoy Lockhart
    Guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam di tahun kedua Harry. Ia adalah seseorang yang sangat sombong namun terkenal dan memiliki banyak penggemar. Buku-buku yang berisi petualangannya melawan sihir hitam semuanya adalah bohong. Ia hanya mendengar pengakuan atau cerita dari orang-orang yang melakukan hal tersebut lalu menjadikannya buku, dengan tokoh utama (yang melawan sihir hitam) adalah ia sendiri. Satu-satunya mantra yang dikuasainya dengan baik yaitu Jampi Memori. Tapi saat ia akan menyerang Harry Potter dengan jampi memori-nya, mantra itu malah mengenai dirinya (karena tongkat yang ia gunakan adalah tongkat Ron Weasley yang direkatkan dengan selotip) di Kamar Rahasia
  • Profesor Remus John Lupin
    Guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam di tahun ketiga Harry. Ia adalah seorang manusia serigala (digigit oleh manusia serigala bernama Fenrir Greyback saat masih kecil). Salah satu sahabat dekat James Potter, ayah Harry. Ia mengundurkan diri dari Hogwarts pada akhir tahun ajaran karena identitasnya sebagai manusia serigala terbongkar.
  • Profesor Alastor "Mad-Eye" Moody palsu
    Guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam saat tahun keempat Harry. Sebenarnya adalah Barty Crouch Jr. yang menyamar dengan Ramuan Polijus. Dialah guru yang memasukkan nama Harry ke dalam Piala Api dan memberi petunjuk padanya sepanjang tugas-tugas Turnamen Triwizard.
  • Profesor Dolores Jane Umbridge
    Guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam saat tahun kelima Harry. Merupakan karyawati Kementerian Sihir dengan jabatan Asisten Senior Menteri. Setelah masuk Hogwarts, dia diangkat oleh Menteri Sihir [Cornelius Fudge] sebagai Inkuisitor Agung Hogwarts yang berhak membuat peraturan dan dekrit, dan pada akhirnya, menjadi Kepala Sekolah Hogwarts. Perawakannya digambarkan seperti kodok besar dengan mata berkantung. Karakternya sangat jahat, lebih jahat dibandingkan dengan Snape. Pada akhirnya dia keluar dari Hogwarts karena stress(?) setelah dihadapkan dengan sekawanan centaurus.
  • Profesor Horace Slughorn
    Guru Ramuan pada tahun keenam Harry. Merupakan salah satu sahabat lama Dumbledore yang dulunya merupakan murid Slytherin. Meskipun begitu, sikapnya menyenangkan dan suka berpesta. Ia adalah guru yang membeda-bedakan murid yang satu dengan yang lain. Ia sering tidak menganggap kehadiran Ronald Weasley. Prof. Slughorn adalah orang yang suka damai. Anak-anak yang dipandangnya memiliki kelebihan akan diundang ke pesta pribadinya dan langsung dijadikan anggota The Slug Club.
  • Argus Filch
    Pengurus Hogwarts yang dianggap menyebalkan oleh para murid karena menyukai segala kesempatan yang memungkinkannya menghukum mereka. Selalu berpakaian kumal dan compang-camping. Mempunyai seekor kucing bernama Mrs. Norris. Filch adalah seorang Squib (penyihir yang tidak bisa mengeluarkan kemampuan sihirnya).
  • Rubeus Hagrid
    Keturunan raksasa yang menjadi pemegang kunci dan pengurus halaman Hogwarts. Merupakan sahabat baik Harry, Ron, dan Hermione. Mempunyai kecintaan berlebihan pada hewan-hewan berbahaya. Tinggal di sebuah gubuk di depan Kastil Hogwarts dan memiliki anjing peliharaan bernama Fangs. Dia adalah orang yang menjemput Harry dari kediaman keluarga Dursley dan membawanya ke Stasiun King's Cross untuk selanjutnya pergi ke Hogwarts untuk pertama kalinya. Hagrid kemudian diangkat menjadi guru Pemeliharaan Satwa Gaib menggantikan Profesor Kettleburn. Di tahun ketiganya menjadi murid Hogwarts, ia dikeluarkan dengan tuduhan melepaskan monster Basilisk, tapi ia tetap diijinkan tinggal di Hogwarts sebagai pengawas binatang liar.
  • Profesor Kettleburn
    Mantan guru Pemeliharaan Satwa Gaib.
  • Madam Pince
    Pustakawati perpustakaan Hogwarts. Galak dan amat taat pada peraturan.
  • Madam Poppy Pomfrey
    Penyembuh (kalangan penyihir tidak mempergunakan istilah "dokter" melainkan "penyembuh" dan mengartikan istilah "dokter" sebagai "orang yang suka memotong-motong orang") di rumah sakit Hogwarts.
  • Madam Hooch
    Guru pelajaran terbang yang khusus mengajari murid-murid terbang dengan sapu terbang di tahun pertama, juga merupakan wasit tetap pertandingan Quidditch antar-asrama di Hogwarts.
  • Firenze
    Seekor centaurus penghuni Hutan Terlarang yang untuk sementara menggantikan Profesor Trelawney sebagai guru Ramalan pada tahun kelima Harry.
Sumber : wikipedia

Kisah Harry Potter


Kisah dibuka dengan perayaan tak terkendali di dunia sihir (yang biasanya merupakan komunitas yang rahasia) setelah bertahun-tahun mengalami teror oleh Lord Voldemort. Pada malam sebelumnya, Voldemort telah menemukan tempat perlindungan rahasia keluarga Potter, dan membunuh James dan Lily Potter. Namun demikian, ketika ia mengarahkan tongkat sihirnya kepada bayi mereka, Harry, kutukan pembunuh yang dikeluarkannya malah membalik kepada dirinya sendiri. Arwah Voldemort tercabik dari tubuhnya sendiri yang hancur, menghilang dari dunia sihir, tapi tidak mati. Sementara itu, satu-satunya hasil dari kutukan yang gagal itu meninggalkan bekas yang khusus di dahinya, cacat berbentuk sambaran kilat. Kekalahan misterius Voldemort memberikan Harry sebutan khusus di kalangan dunia sihir, "Anak Laki-Laki yang Bertahan Hidup". Sebutan ini khususnya dikarenakan tidak ada penyihir yang diarah oleh Voldemort dapat bertahan hidup melawannya.

Pada malam berikutnya, seorang penyihir membawa Harry ke rumah Bibi dan Pamannya, Dursley, tempat di mana ia akan tinggal bertahun-tahun setelahnya. Keluarga Dursley adalah famili Harry yang kejam dan merupakan orang-orang non-penyihir. Mereka senantiasa berusaha menyembunyikan latar belakang Harry yang merupakan penyihir dan keturunan penyihir, dan memberinya hukuman jika terjadi kejadian-kejadian aneh.

Pada ulang tahunnya yang kesebelas, Harry mendapatkan kontak pertamanya dengan dunia sihir, ketika ia menerima surat dari Sekolah Sihir Hogwarts, yang berusaha disembunyikan oleh Paman dan Bibinya, hingga ia tidak berhasil membaca surat tersebut. Surat itu pada akhirnya dapat dibacanya setelah ia ditemui oleh Hagrid, Pengawas Binatang Liar di Hogwarts. Hagrid memberitahunya bahwa ia sesungguhnya adalah seorang penyihir, dan surat itu memberitahunya bahwa ia disediakan tempat untuk belajar di Hogwarts. Setiap jilid dari novel Harry Potter mengisahkan mengenai satu tahun kehidupan Harry, yang kebanyakan dihabiskannya dalam pelajaran di Hogwarts, di mana ia mempelajari penggunaan sihir dan membuat ramuan. Harry juga mempelajari bagaimana mengatasi rintangan-rintangan sihir, sosial, dan emosi selama masa remajanya. Dalam periode yang sama, Voldemort juga berusaha untuk kembali ke tubuh fisiknya dan mengembalikan seluruh kekuatannya, sementara Kementrian Sihir berusaha juga untuk menolak untuk mengakui adanya ancaman akan kembalinya Voldemort. Penolakan Kementerian Sihir ini kemudian menyebabkan banyak kesulitan bagi Harry Potter.


Sumber : Wikipedia Indonesia

Rabu, 10 Juni 2009

James and Lily Potter


James Potter adalah ayah dari Harry Potter dan suami dari Lily Evans. Berbeda dengan Lily, James adalah penyihir berdarah murni. James Potter dilahirkan pada tahun 1959 di Inggris.

James juga bersekolah di Hogwarts dari tahun 1970 dan lulus pada tahun 1977. Sama seperti Harry, James juga masuk asrama Gryffindor. Di Hogwarts James bersahabat dengan Sirius Black, Remus Lupin, dan Peter Pettigrew. Bersama Sirius, James juga dikenal sebagai murid yang cerdas sekaligus nakal. Keduanya sering sekali terkena hukuman (atau detensi). Untuk mengatasi pemisahan tempat detensi, James dan Sirius menggunakan cermin dua arah sehingga mereka tetap bisa berkomunikasi satu sama lain meskipun terpisah. Dari ketiga sahabatnya, James lebih dekat dengan Sirius. Sirius juga merupakan pendamping James di pernikahannya dengan Lily dan hampir merupakan pemegang rahasia keluarga Potter (sebelum akhirnya dialihkan ke Peter Pettigrew untuk mengelabui Lord Voldemort).

James Potter merupakan animagus tak terdaftar. Ia mengambil bentuk rusa jantan sehingga dijuluki Prongs oleh ketiga sahabatnya. Mereka pula yang menciptakan Marauder's Map (Peta Perampok) yang dapat memperlihatkan denah Hogwarts dan sekitarnya, termasuk posisi orang-orang di dalam Hogwarts.

Pada masa pertempuran melawan Lord Voldemort dan para Pelahap Mautnya, James dan Lily tergabung dalam Orde Phoenix yang dipimpin oleh Albus Dumbledore. Keduanya diceritakan berhasil meloloskan diri dari Lord Voldemort sebanyak 3 kali.

Keluarga Potter tinggal di Godric's Hollow sampai akhirnya rumah itu dihancurkan oleh Lord Voldemort bersamaan dengan terbunuhnya James dan Lily.

Lily Evans adalah penyihir kelahiran muggle (sebutan untuk manusia biasa tanpa bakat sihir). Walaupun demikian, Lily merupakan salah satu penyihir yang pintar dan juga menjadi murid kesayangan salah satu guru Hogwarts pada masanya, Horace Slughorn. Lily Evans merupakan adik dari Petunia Dursley (yang bernama Petunia Evans sebelum menikah dengan Vernon Dursley).

Setelah lulus dari Hogwarts, Lily menikah dengan James Potter dan melahirkan Harry James Potter. Namun Lily dan James meninggal pada tahun 1981, saat usia Harry baru berumur 1 tahun, akibat dibunuh oleh Lord Voldemort (karena petunjuk ramalan yang disebutkan di buku Harry Potter and The Order of Phoenix). Hampir setiap orang yang bertemu Harry akan melihat diri Lily di dalam dirinya karena Lily mewariskan warna matanya yang hijau ke Harry.

Sumber : wikipedia

Selasa, 09 Juni 2009

Lord Voldemort


Lord Voldemort adalah seorang tokoh ciptaan JK Rowling dalam novel Harry Potter. Voldemort digambarkan sebagai tokoh yang sangat jahat, kejam, licik, menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Terlahir dengan nama Tom Marvolo Riddle, Voldemort dikenal sebagai salah satu siswa Hogwarts yang paling cemerlang. Tidak heran, ia sangat hebat dalam sihir dan ditakuti oleh nyaris seluruh penyihir.

Kata Voldemort sendiri berasal dari anagram nama "Tom Marvolo Riddle" yaitu "I Am Lord Voldemort". Cerita perubahan Voldemort dari Tom Marvolo Riddle menjadi Lord Voldemort merupakan sebuah kisah psikologis menarik dari JK Rowling. Tom Marvolo Riddle(voldemort) dilahirkan pada tanggal 31 Desember 1926 di sebuah panti asuhan di London.

Ayah Voldemort bernama Tom Riddle Sr., adalah seorang muggle, (istilah dalam dunia sihir untuk komunitas non-sihir alias manusia biasa tanpa kekuatan sihir). Ibunya bernama Merope Gaunt, penyihir berdarah murni dari keluarga Gaunt, keturunan terakhir salah satu pendiri Hogwarts, Salazar Slytherin. Merope diduga menggunakan Ramuan Cinta untuk memikat Tom Riddle senior. Akhirnya Tom riddle sr. menjadi tergila-gila pada Merope dan mereka kawin lari ke London. Setelah 3 bulan mereka menikah, Merope mengandung Tom Riddle Junior(Voldemort), lalu dia memutuskan untuk berhenti menggunakan Ramuan Cinta pada Tom Riddle sr. karena dia mengira Tom riddle sr. saat itu juga telah membalas mencintainya. mungkin dia mengira Tom sr. akan tinggal demi anaknya. Namun, dugaanya dua-duanya keliru. Tom sr. meninggalkannya, tak pernah menjenguknya lagi, dan tak pernah bersusah-payah mencari tahu apa yang terjadi pada anaknya. Jadi pada waktu medekati akhir kehamilannya, Merope sendirian di London dan sangatmembutuhkan uang, benar-benar membutuhkannya sampai-sampai di terpaksa menjual satu-satunya mikinya yang berharga, yaitu kalung Slytherin, kepada Caractus Burke yang hanya terjual dengan harga 10 Galleons. padahal, kalung itu tak ternilai harganya. Ketika Voldemort lahir, ia dititipkan di panti asuhan. Ibunya memilih meninggal daripada menggunakan kekuatan sihir untuk bertahan hidup.

Setelah lulus Hogwarts, Voldemort berkelana. Ketika kembali, ia sudah banyak berubah dan telah menjadi penyihir hitam. Sejak masa sekolahnya di Hogwarts, Voldemort telah memiliki kumpulan pengikut yang tergabung dalam Pelahap Maut, dan kumpulannya ini kemudian menjadi pengikut setianya setelah ia menjadi penyihir hitam yang berkuasa dan paling ditakuti di dunia penyihir. Voldemort sangat sulit dibunuh karena ia membagi nyawanya menjadi tujuh bagian dalam Horcrux.

Sumber : wikipedia

Jumat, 05 Juni 2009

Harry Potter

Harry Potter merupakan salah satu seri novel fantasi karya J. K. Rowling dari Inggris

mengenai seorang anak laki-laki bernama Harry Potter. Sejak rilis pertama novel ini,

Harry Potter dan Batu Bertuah pada tahun 1997 di Inggris, buku ini telah mendapatkan

ketenaran dan kesuksesan secara komersial di seluruh dunia, diangkat menjadi film,

video game, dan beragam merchandise.

Latar belakang kisah ini kebanyakan berada di Sekolah Sihir Hogwarts dan berpusat pada

pertarungan Harry Potter melawan penyihir jahat Lord Voldemort, yang menggunakan

Ilmu Hitam untuk membunuh orangtua Harry.


Kesemua tujuh buku yang direncanakan Rowling dalam seri novel ini telah diterbitkan.

Buku keenam, Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran versi asli bahasa Inggris

diterbitkan pada 16 Juli 2005, sementara buku ketujuh, Harry Potter dan Relikui

Kematian diluncurkan di seluruh dunia pada 21 Juli 2007 (versi terjemahan bahasa

Indonesia diterbitkan pada tanggal 13 Januari 2008). Enam buku pertama dalam seri

novel ini secara keseluruhan telah terjual lebih dari 325 juta kopi, dan telah

diterjemahkan ke lebih dari 63 bahasa.

Atas kesuksesan novel-novelnya ini, Rowling telah menjadi penulis terkaya sepanjang

sejarah kesusasteraan. Versi-versi asli dalam bahasa Inggris diterbitkan oleh penerbit

Bloomsbury di Inggris Raya, Scholastic Press di Amerika Serikat, Allen & Unwin di

Australia, dan Raincoast Books di Kanada. Versi bahasa Indonesia diterbitkan oleh

Gramedia Pustaka Utama.

Lima buku pertama telah diangkat menjadi film layar lebar oleh Warner Bros. dan

mendulang kesuksesan besar. Film kelima, Harry Potter and the Order of the Phoenix,

mulai diambil gambarnya pada Februari 2006, dan dirilis pada 11 Juli 2007 di Amerika

Serikat.


Sumber: Wikipedia Indonesia

Kamis, 04 Juni 2009

Tongkat Elder


Menurut aku tongkat sihir elder itu adalah tongkat sihir yang bener-
bener sakti, sesuai dengan pernyataan Dumbledore kalau tongkat elder
memilih majikannya sendiri, nah majikan yang dipilih sama tongkat ini
adalah Draco Malfoy, tongkat ini milih majikannya sendiri, karena
majikan sebelumnya (Dumbledore) meninggal tanpa dikalahkan siapa pun,
Snape sendiri membunuh Dumbledore karna perintah Dumbledore sendiri
jadi tongkat itu bukan milik Snape. Dan mengapa tongkat itu milih
Draco,
Pada saat Dumbledore ingin di bunuh oleh Severus Snape,Draco Malfoy
neluncurkan mantra Expelliarmus ke arah Dumbledore.
Nah dari situ lah tongkat Elder mengenali majikan selanjutnya yaitu Draco Malfoy.

Harry yang sangat jenius tanpa diduga bisa mengetahui bahwa tongkat
sihir elder itu milik Draco. Jadi sebenarnya setelah Dumbledore
meninggal, Draco memiliki dua tongkat, ini seperti halnya Dumbledore
yang mengalahkan Grindelwald dengan tongkat sihirnya sendiri, setelah
Grindelwald kalah tongkat elder menjadi milik Dumbledore dan
Dumbledore
mempunyai dua tongkat, ia meilih untuk menggunakan tongkat eldernya
sejak
saat itu dan tidak memakai tongkatnya sendiri.

Kenapa Harry Potter menjadi pemilik tongkat sihir elder?? Pada saat
dirumah keluarga malfoy, Harry berhasil mengalahkan Draco, sehingga
Draco sudah tidak memeiliki tongkat lagi, dan secara tidak langsung
tongkat elder menjadi milik Harry. Pada saat melawan Voldemort
tongkat
yang dipakai Harry dan Voldemort sebenarnya keduanya adalah milik
Harry. Tongkat sihir elder itu dapat digunakan Voldemort tapi tidak
bisa untuk melawan majikannya sendiri (Harry), pada saat itulah
dengan
kesktian Hallow tersebut dapat membuat mantra membalik dan mengenai
Voldemort sendiri. Pada malam itu Harry berarti memiliki 3 tongkat, tapi ia lebih
memutuskan untuk memilih tongkat Holly miliknya dengan inti Phoenix untuk digunakannya,
seperti apa yang di katakan Ollivander "Tongkat sihir memilih penyihirnya ..."
Tongkat Sihir Elder mengenali majikan yang baru sebelum Dumbledore mati. Dan Harry
tidak memakai tongkat elder dan Hawthorn.

Rabu, 03 Juni 2009

Jubah Gaib Harry Potter Nyaris Diwujudkan

Jubah untuk menghilang milik Harry Potter sebentar lagi akan tersedia lebih dari sekedar kisah fiksi saja. Ilmuwan mengklaim mereka sudah makin dekat saja dengan temuan material yang mampu membuat benda menjadi tak kasat mata.

Ilmuwan dari University of California, Berkeley,pimpinan Xiang Zhang, menjelaskan perkembangan temuan tersebut di jurnal Nature dan Science. Untuk pertamakalinya mereka mendemonstrasikan kemampuan menghilangkan objek tiga dimensi mengunakan material artifisial yang secara tak langsung dipancarkan ke objek. Sebelumnya mereka hanya mampu melakukannya pada objek dua dimensi saja.

Kemajuan ini nyaris mendekati temuan bagaimana membuat objek benda atau manusia tidak terlihat. Jika ini bisa diwujudkan, dunia militer akan sangat terbantu.

Metamaterial

Secara teori, orang bisa melihat suatu objek karena benda tersebut menyebarkan cahaya yang mengenainya, lalu memantulkannya ke mata. Material yang dikenal dengan nama metamaterial, mampu menangkis radar, cahaya atau gelombang lain di sekitar objek.

Metamaterial adalah campuran logam dan materi papan sirkuit yang terdiri dari keramik, teflon atau komposit serat. Benda-benda itu didesain untuk membelokkan cahaya yang kasat mata ke arah lain. Ilmuwan berusaha menggunakannya untuk membelokkan cahaya di sekitar objek sehingga objek itu tidak memantulkan cahaya atau bayangan. Ini berbeda dengan teknologi keamanan yang bukan membuat pesawat tak terlihat, melainkan hanya membuatnya sulit terdeteksi radar sehingga susah dilacak.

Sumber : http://netsains.com/2008/08/jubah-gaib-harry-potter-nyaris-diwujudkan/

Profil Lord Voldemort


Ralph Fiennes
Fiennes
Ralph Nathaniel Twisleton-Wykeham-Fiennes
Laki-Laki
22 Desember 1962


Biografi :

Ralph Fiennes yang terlahir dengan nama lengkap Ralph Nathaniel Twisleton-Wykeham-Fiennes pada 22 Desember 1962 adalah seorang aktor yang berasal dari Inggris.

Ia memulai karir aktingnya ketika bermain teater. Selanjutnya ia mulai membuat debut film pertamanya pada 1992 di film WUTHERING HEIGHTS. Selanjutnya, karirnya semakin menanjak ketika memerankan peran kontroversial sebagai Peter Greenaway di THE BABY OF MÂCON. Berkat perannya di film SCHINDLER'S LIST, ia dinominasikan sebagai Aktor Pendukung Terbaik di Academy Award. Meskipun ia tidak berhasil menang, namun ia berhasil membawa pulang piala Aktor Pendukung terbaik pada BAFTA Award.

Dalam kehidupan pribadinya, aktor yang turut tampil di film HARRY POTTER AND THE GOBLET OF FIRE dan HARRY POTTER AND THE ORDER OF THE PHOENIX ini menikah dengan aktris Alex Kingston yang dikencaninya selama 10 tahun. Mereka bertemu ketika sama-sama kuliah di Royal Academy of Dramatic Arts dan menikah pada 1993. Namun akhirnya mereka bercerai pada 1997.

Fiennes sempat pula dekat dengan beberapa wanita selepas bercerai, seperti aktris Francesca Annis, lawan mainnya di film HAMLET serta penyanyi asal Rumania, Cornelia Crisan dan aktris Ellen Barkin. Namun semua hubungan tersebut akhirnya kandas.

Sumber : http://selebriti.kapanlagi.com/ralph_fiennes/

Selasa, 02 Juni 2009

Profil Daniel Radcliffe


Daniel Radcliffe
Radcliffe
Daniel Jacob Radcliffe
Laki-Laki
Fulham, London, England, Inggris, 23 Juli 1989


Biografi :

Nama Daniel Jacob Radcliffe atau Daniel Radcliffe sudah tak asing lagi di jagad perfilman dunia, meski usiannya tergolong masih dini untuk ukuran kesuksesannya. Daniel, terkenal sebagai aktor yang peran hebatnya ditunjukan saat memerankan Harry Potter dalam sequel HARRY POTTER AND THE SORCERER'S STONE (2001). Berikutnya kesuksesan demi kesuksesan datang mengikuti perjalanan karirnya.

Radcliffe sendiri adalah aktor asal Inggris, anak dari pasangan Alan Radcliffe dan Marcia Gersham, yang debut filmnya berjudul THE TAILOR OF PANAMA (2001), menyusul kemudian di tahun yang sama film suksesnya, HARRY POTTER AND THE PHILOSOPHER'S STONE.

Pria yang telah menandatangani kontrak untuk film Harry Potter hingga 2010 itu, dipastikan akan membintangi tujuh sequel film yang diangkat dari novel J.K Rowling tersebut. Belum lagi sejumlah film yang juga dibintanginya sepanajng karirnya.

Sumber : http://selebriti.kapanlagi.com/daniel_radcliffe/